Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Rekomendasi Film untuk Menemani Karantina Kamu

Hai Fix! Udah sampai mana nih kegabutan kalian saat karantina. Apakah kalian sudah melakukan hal-hal berfaedah , atau justru kalian malah ngelakuan hal-hal yang nggak berfaedah ? eitss.. tenang dulu. Nggak apa-apa kok kalau selama karantina kalian gabut kayak author . Yang penting kalian tetap menaati anjuran pemerintah untuk melaksanakan PSBB. Jangan malah melakukan hal-hal bodoh yang akan meragukan berbagai pihak ya fix. Untuk itu , author akan kasih 5 rekomendasi film biar kalian betah menjauh dari covid19. Check this out: 1. Miracle in Cell No. 7 Nah , dimulai dari yang heartwarming dulu ya . Film ini menceritakan tentang seorang ayah dengan satu orang anak ( single parent ) yang memiliki keterbelakangan mental . Dia adalah sosok ayah yang sangat penyayang , namun suatu hari si ayah ini dituduh melakukan tindak kriminal , dan dijebloskan ke dalam penjara , dari sel penjara ini lah perjuangan dan kisah sang ayah dimulai, apakah akhirnya ia bisa bersama dengan anaknya lag...

Kenapa Ekspektasi Tidak Sejalan dengan Realita?

Ekspektasi ? apa itu? Belakangan ini , orang-orang sering menyebut ekspektasi, dalam kegiatannnya sehari-hari , dalam "sambat" yang mereka ucapkan , maupun curhatan di sosmed. Ekspektasi sering disalahkan saat seseorang merasa putsus asa , merasa kalah , ataupun saat seseorang patah hati . jadi , sebenarnya ekspektasi itu apa sih? Ekspektasi adalah hal-hal yang kita harapkan untuk menjadi kenyataan . Umumnya berpusat di kehidupan , hubungan , maupun masa depan . Ekspektasi ini disebut juga dengan aan-angan. Membayangkan hal-hal indah dan dapat disebut juga "halu". Ekspektasi VS Realita Pahit , tentu saja. Jika sebuah ekspektasi diletakkan terlalu tinggi , bukan tidak mungkin pemilik ekspektasi itu akan terjatuh dan patah , patah yang teramat sakit. Kenapa? karena pemiliknya hanya gemar melamun , gemar bermimpi. Tanpa bergerak , tanpa aksi nyata, dan menerapkan rebahan sebagai prinsipnya. Itulah yang menyebabkan munculnya realita yang ti...